Main eskalator, anak SD jatuh ke basement Pasar Kreatif Lasem, begini kronologisnya - sepakbola.blog
Persis

Main eskalator, anak SD jatuh ke basement Pasar Kreatif Lasem, begini kronologisnya

REMBANG – Seorang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) terjerumus ke dalam ruang bawah tanah saat bermain eskalator di Pasar Kreatif Lasem, Rabu (25/1). Beruntung, korban selamat dan hanya mengalami luka di kaki.

Baca Juga: BKD Blora menyayangkan PPK di Jepon didominasi ASN, salah satunya guru di Gunem Rembang

Salah seorang pengunjung, Totok Suparyanto mengatakan, kejadian tersebut terjadi sesaat setelah Maghrib. Awalnya, dia ingin menyimpan barang-barangnya setelah berbelanja di dalam mobil. Belum selesai membongkar barang-barangnya, ia melihat korban jatuh tepat di samping mobilnya yang terparkir di depannya. ruang bawah tanah.

“Tiba-tiba ada suara seperti ada yang jatuh. Tepat di sebelah mobil saya. Saya cek benar, ada orang yang jatuh, posisinya tengkurap, saya tidak bisa membayangkan kepalanya duluan,” ujarnya.

Selain itu, kata Thoroughbred, sebelum kecelakaan ternyata sang anak sedang bermain dengan teman sebayanya di lantai satu. Mereka bermain di eskalator dengan posisi naik turun secara bergantian.

“Korban masih kelas VI, menurut informasi dari warga Lasem sendiri. Kalau kampungnya lupa, saya kaget sekali,” ujarnya.

Usai terjatuh, kondisi sang anak diketahui pincang. Dia awalnya akan dibangunkan oleh petugas parkir, tetapi dilarang oleh pengunjung. Kemudian tubuhnya dibalik, dibawa, disisihkan, dan ditidurkan.

Soal cedera, kata Totok, belum tahu persis. Namun, bocah itu mengaku merasa sakit di kakinya.

“Saya minta diantar pulang. Bilang ke orang tua kalau jatuh. Lalu teman saya naik sepeda, di lantai satu banyak orang,” ujarnya.

Setelah kejadian itu, Totok berharap pihak yang berkepentingan memperhatikan keamanan di pasar. Mengingat, jika tidak ada pengawasan, jelas kemungkinan kejadian serupa terulang kembali.

“Nggak ada pelayan. Maaf, begitu anak-anak kampung diberi eskalator, pasti mereka senang dan ingin tahu. Kadang saya amati anak-anak masuk pasar dan langsung menuju eskalator. Karena tidak biasa lihat. Senengnya mungkin. Tapi ya bagaimanapun juga keamanan Perlu, mungkin mereka belum tahu aturannya,” imbuhnya. (noe/kim)

Reporter: Wisnu Aji

Source: news.google.com

Related Articles

Back to top button
//